Translate

Jumat, 07 Juni 2013

Pembuatan Detergen Bubuk



1.   Bahan-bahan untuk Pembuatan Detergen Bubuk

Bahan Aktif
    1. merupakan bahan inti dari deterjen sehingga bahan ini harus ada dalam pembuatan deterjen
    2. Contoh: Sodium lauryl ether sulfat (SLES) à dengan nama dagang cottoclarin, texapone, ataupun ultra SLES
    3. Berfungsi untuk meningkatkan daya bersih. 
    4. Ciri dari bahan aktif ini mempunyai busa banyak dan bentuknya gel translucent (pasta). 
    5. Contoh lain: garam Linear Alkyl Benzene Sulfonat (LAS), berebentuk gel/pasta berwarna kuning muda. 
                                                               i.      Fungsi LAS sama seperti Ultra SLES
                                                             ii.      Kelebihan: sabun bubuk akan lebih mudah dibilas/ kesat.
Bahan Pengisi
Berfungsi sebagai bahan pengisi dari keseluruhan bahan baku. Pemberian bahan pengisi ini dimaksudkan untuk memperbesar atau memperbanyak volume. Keberadaan bahan ini dalam deterjen semata-mata dilihat dari aspek ekonomis. Bahan pengisi deterjen disini menggunakan Sodium Sulfat (Na2SO4).
Bahan penunjang 
Contoh bahan penunjang deterjen adalah soda abu (Na2CO3) yang berbentuk serbuk putih. Bahan penunjang ini berfungsi sebagai meningkatkan daya bersih. Keberadaan bahan ini dalam deterjen tidak boleh terlalu banyak, sebab dapat menimbulkan efek panas pada tangan saat mencuci pakaian. Bahan penunjang lainnya adalah STPP (sodium tripoly posphate)
Bahan Tambahan (aditif) 
Bahan tambahan ini sebenarnya tidak harus ada didalam pembuatan deterjen. Namun demikian, produsen mencari hal-hal baru untuk mengangkat nilai dari deterjen itu sendiri. Salah satu contoh bahan tambahan ini adalah Enzym AR (Enzym anti redeposisi). Bahan ini berbentuk serbuk putih yang berfungsi mencegah kotoran kembali ke pakaian (anti redeposisi)
Bahan Pewangi
untuk meningkatkan kualitas deterjen: harum. Parfum untuk deterjen bentuknya cair kekuning-kuningan. Pemilihan parfum ini sangat penting, karena biasanya konsumen selalu membau dulu barang yang akan dibeli, baru mencoba untuk memakai produk tersebut.
2.       Bahan Tambahan untuk membuat sabun yang kulitas istimewa
    1. Extrableach : Untuk Memutihkan Cucian yang khusus berwarna putih, pemakiannya 3-10%
    2. Lipozyme: Pembersih noda yang disebabkan oleh minyak, lemak & gemuk. Dosis pemakaian 2-10%.
    3. Protease: Pembersih noda yang membandel disebabkan oleh protein, seperti darah, kecap, susu, saos dll. Dosis Pemakaian 2-10%.
    4. Bioenzyme (Bintik Biru) dosis pemakaian secukupnya.
3.       Komposisi Pembuatan Deterjen
1. Cottoclarin/Ultra Sles/Texapone 5-10% 
2. LAS 5-10% 
3. Na2SO4 10-20% 
4. Na2CO3 35% - 50% 
5. STPP 5-20 % 
6. Enzym AR 2-10 % 
6. Parfum secukupnya
4.       Cara Membuat Deterjen
1. Cottoclarin + LAS diaduk rata 
2. Semua Bahan Bahan Serbuk di aduk rata 
3. (1) + (2) aduk rata 
4. (3) + Bahan Tambahan 
5. Diayak dan keringkan 
6. Semprot dengan Parfum 
7. Dikemas & Siap dipasarkan

Untuk meproduksi detergent dalam jumlah besar bisa menggunakan POWDER MIXER

Tidak ada komentar:

Posting Komentar