Novel "Orang Ke-Tiga" ditulis oleh Yuditha Hardini

saya akan review sebuah novel yang saya baca. berjudul "Orang ke-Tiga" yang di tulis oleh Yuditha Hardini. novel ini mengangkat tokoh wanita bernama Anggi dengan segala kisah percintaannya. Diawali dengan resolusi tahun baru untuk jatuh cinta dan mendapat kekasih baru Anggi membuktikan kata – kata resolusinya ketika ia diketemukan dengan lelaki bernama Angga teman satu kantor yang mempesona.Angga menancapkan panah cinta ke dada anggi dengan segala perhatian juga suasana – suasana yang ia ciptakan. Anggi bermimpi tentang segalanya. Angga memenuhi semua angan cintanya. Sayang, ketika disuatu waktu yang sempurna kecupan anggi kepada angga yang diikuti oleh kata2 sayang Anggi membawa Anggi kepada pengakuan Angga bahwa ia bukan lelaki bebas. Ia memiliki kekasih, calon istri yang ia cintai, Ratri.Anggi patah hati, bagaimana mungkin ia bisa berada di samping Angga jika Angga milik orang lain? Mundurnya Anggi tidaklah lama. Sedikitnya masih tersimpan harapan Anggi untuk meraih Angga. Cinta pertamanya, ya cinta pertama di tahun ini setelah resolusi itu tercetus.Kehadiran Rudi teman kantor yang lain yang terang – terangan menyukai Anggi tetap belum mampu menyingkirkan bayangan Angga dalam benak Anggi. Anggi masih mengharapkan Angga, namun Anggi menerima Rudi.Kisah adik kakak dengan Rudi membawa anggi dalam hubungan yang menyenangkan. Asanya berganti, Rudi menawarkan mimpi lain dan kenyamanan. Rudi bebas, bebas dimiliki Anggi tanpa harus merebutnya dari wanita lain. Hingga Rudi pun maju ke orang tua Anggi dan lolos sebagai calon menantu.Sayang Rudi tidak memiliki keyakinan akan hubungannya dengan Anggi. Hm..Setidaknya belum. Anggi kembali patah hati. Dan ini kembali membawanya kepada Angga, lelaki yang memiliki kekasih itu. Wanita dalam kantor yang sama.Anggi dan Angga memiliki rasa yang sama. Cinta Anggi pada Angga memabukkan. Anggi berpikir suatu hari ia akan memiliki Angga sepenuhnya. Dan Angga menjanjikan itu, Anggipun menjadi selingkuhan. Ya, selingkuhan Angga. Status yang tidak pernah ia harapkan, status yang sahabatnya pun melarang, status yang juga menyakiti anggi. Sakit sekali, memiliki Angga secara diam – diam dan terlebih harus berbagi.Anggi akhirnya merasa tidak benar, ia merasa ia keliru. Membiarkan Angga menjadi seseorang yang terus menerus egois dan menjadi wanita yang selalu sakit dengan hubungan ini, anggi berani mengakhirinya. Sama disaat yang tepat bahwa angga memang menunjukan ia egois dan berbohong. Angga selamanya tidak akan mampu meninggalkan Ratri, kekasihnya.Angga tidak adil bukan? ia yang mengawali semuanya, ia yang tidak jujur di awal bahwa ia sudah tidak bebas. Ia menerobos ke dalam hati anggi lalu memberi pilihan yang sulit dan Anggi terjebak, terjebak dalam cintanya pada angga.Anggi meninggalkan angga, untuk pertama kalinya melakukan hal yang benar. Sakit memang sakit, namun waktu menyembuhkan segalanya.di akhir cerita yaitu akhirnya anggi dan rudi menjadi pasangan. dan sampai akhirnya menikah. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar